Kesedihan yang bernama Masa Lalu

“Apabila anda hidup dalam dunia ini sesuai dengan scenario tertentu, maka anda bisa melakukan perubahan, bahkan untuk perubahan yang lebih baik.” (Dr. Fill)

Sebagian manusia menyangka (padahal sebagian persangkaan adalah dosa) bahwa masa depan tidak jauh berbeda dengan masa lalu. Persangkaan inilah yang menjadi penghalang untuk meraih apa yang mereka inginkan. Mereka cenderung murung dalam kegelapan kubangan masa lalu. Mereka tidak mau untuk melakukan perubahan, sebagaimana yang dikatakan oleh Philip Machjaru atau yang dikenal dengan sebutan Dr. Fill

“Apabila anda hidup dalam dunia ini sesuai dengan scenario tertentu, maka anda bias melakukan perubahan, bahkan untuk perubahan yang lebih baik.”

Oleh karena itu hendaklah kita perhatikan baik-baik perkataa yang dikatakan oleh John Bayern ini, “Berikanlah kesempatan baru untuk didi Anda dalam hidup ini.”

Tinggalkanlah masa lalu anda dan berusahalah untuk hidup di hari ini. Bergabunglah dengan para pembaca dan orang-orang yang akn membantu anda. Anda sebenarnya tahu bahwa perubahan bukanlah sesuatu yang mustahil. Jika anda menginginkn contohnya, maka kami akn berikan untuk anda.

Seorang Duryan Yatis yang menghabiskan masa mudanya dengan berkelahi dan tawuran, hinga dia dimasukkan kedalam penjara. Namun karena gigih ingin berubah, akhirnya dia menjadi sosok yang paling disegani dan dihormati oleh masyarakat, setelh dia memperoleh gelar Master Olimpiade. Dia menjadi orang yang paling kuat dan bertubuh atletis selama beberapa tahun berturut-turut.

Dan lagi seorang yang bias kita percaya, Abu Sufyan, seorang pemimpin orang-orang Qurays. Abu sufyan menghabiskan 21 tahun hidupnya untuk memerangi umat Islam dengn mengggangu mereka. Namun akhirnya, Abu Sufyan mamu melupakan masa lalunya yang kelam dan kembali merajut masa depan gemilang dengan masuk ke dalam agama yang hanif , yaitu agama Islam, kemudian mati dalam keadaan syahid.

 

Pos ini dipublikasikan di Coretan dinding, Curhat.., Siraman Rohani. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s