KESABARAN

Kesabaran merupakan bentuk pengendalian emosi pada diri seseorang, kemampuan untuk tidak mudah terpancing emosi atau tidak mudah terbakar amarah dalam menghadapi suatu masalah, ini semua adalah menunjukan sikap seseorang untuk menjadi dewasa dan pribadi yang baik atau matang dalam berfikir dan bertindak dalam sebuah masalah.

Tanpa adanya kesabaran sulit untuk menghadapi atau menyelesaikan suatu masalah dan sulit untuk menciptakan suasana harmonis dan nyaman dalam hati seseorang, setiap hari kita selalu bertemu dengan orang-orang disekitar kita baik keluarga, teman, rekan kerja dan atasan ataupun siapa saja,

Sering kita ada masalah dalam menjalin hubungan dengan mereka ,kitapun tak boleh lepas dari rasa sabar, apalagi kita kadang-kadang tersinggung dengan kata-kata ataupun sikap mereka ,mungkin tanpa kita sadari kitapun juga bersikap demikian, sehingga timbul suatu masalah-masalah kecil yang nantinya menjadi besar kalau tidak segera kita selesaikan, untuk itulah kita harus bisa bersabar dan terus bersabar agar kita bisa menyelesaikan masalah dengan baik dan menjadi pribadi yang baik,

Kesabaran bukanlah sebuah sifat tetapi sebuah keputusan karena pengertian yang baik,  sebetulnya tidak ada orang yang punya sifat sabar.

Kesabaran adalah pengertian yang dibutuhkan untuk bersikap baik, selama menunggu hasil dari upaya kita. Pengertiannya karena upaya itu membutuhkan waktu untuk baik, membutuhkan do’a untuk dijawab, maka kita bersabar.

Bahwa dalam membangun kesabaran ada yang harus ditunggu, dan yang paling sering berhasil dalam proses menunggu adalah yang sibuk. Maka sibuk-lah dalam menunggu, karena semua orang sedang menunggu, dan yang paling akhir adalah menunggu kematian.

Maka jadilah pribadi yang sibuk dalam menunggu supaya hasil yang didapat sesuai.

Kesabaran ini tidak akan lengkap tanpa definisi berikutnya. Dalam menghadapi sebuah kesulitan, menjadikan yang tadinya sulit menjadi mudah.

Janji Tuhan  “Bersama setiap kesulitan, datang kemudahan”, tetapi kita manusiawi sekali untuk hanya memperhatikan kesulitan.

Sehingga orang yang ramah terhadap kehidupan melihat kehidupan ini seharusnya mudah, karena tidak ada niatan Tuhan menyulitkan Kita.

Jadi kalau ada kesulitan itu kita seharusnya senang, karena bersamanya ada kemudahan hanya saja kita belum lihat. Jadi kalau datang sebuah kesulitan segera palingkan wajah anda untuk melihat kemudahannya. Jadi kalau kita ikhlas, Tuhan itu memberikan kita kesulitan supaya hidup kita mudah.

Setiap orang pasti menginginkan sesuatu, tetapi belum tentu setiap orang berkeinginan besar dan mempunyai rencana besar; karena banyak sekali orang tidak tahu mau jadi apa. Tuhan memiliki rencana bagi setiap jiwa dan setan sangat bersemangat menggagalkan jiwa muda yang dilahirkan dengan rencana besar. Untuk itu  setan meniupkan rasa malas ke hati kita sehingga kita gemar menunda dan ahli mengatakan tidak mungkin. Lalu bersahabat dan bergaul dengan sesama pemalas.

Semakin buruknya masalah yang mengganggu kita, menunjukan semakin besarnya rencana Tuhan bagi kita. Semakin kita direncanakan jadi orang besar, maka semakin besar pula kekuatan setan untuk menganggu kita.

Pada dasarnya semua orang pemalas, tetapi yang bisa berhasil adalah yang tetap bekerja walaupun dia malas. Tidak boleh kita memaksakan sesuatu yang harusnya terjadi karena proses yang panjang dan baik, sekarang. Kita marah tentang kehidupan, karena kita minta yang seharusnya dicapai dengan proses yang baik, tetapi hasilnya sekarang.

Jika kita bertemu orang, selalu temukan cara supaya orang itu menyukai dirinya sendiri. Jika kita menemukan cara terhadap orang lain untuk melihat dirinya berdiri dibawah sinar yang lebih terang, kita akan dicintai orang, kita akan dilibatkan dalam pergaulan2 baik,kita akan lebih dicintai istri kita.

Maka mulai dari sekarang, mari lihat setiap orang sebagai target penggembiraan. Dan tanpa sadar kita membangun kekuatan diluar diri kita,untuk membantu kita menjadi pribadi yang gembira.

Kalau kita mengeluh tentang lambannya kehidupan, maka cek yang kita kerjakan. Apakah keinginan anda besar tetapi yang kita lakukan kecil?, Jika jawabannya ‘ya’ maka kita sulit bersabar.

Inginkan yang besar, perhatikan orang lain bagaimana mencapai kebesaran, ikhlaslah rayakan kehebatan orang lain, jangan dengki orang berhasil. Iri itu bahaya, karena membuat kita dengki orang kaya, padahal tidak semua orang kaya, kaya dengan ketidak-jujuran. Salah satu cara untuk mengenali diri dan kemudian tubuh adalah mengakui kehebatan orang lain. Dengannya kita lebih ikhlas melihat diri sebagai pribadi yang harus belajar.

Jadi kalau yang kita inginkan besar, maka tertariklah kepada orang2 yang berhasil melakukan hal2 yang besar; lalu tiru-lah dia. Meniru sesuatu sesuatu yang baik, membuat yang lemah dalam kehidupan kita lemah. Sehingga jika kita bersabar, kita bersabar dalam perjalanan naik. Bukan bersabar menyesuaikan diri dengan kelemahan.

Semua keberhasilan terbaik kita datang setelah kekecewaan yang kita hadapi dengan sabar. Jika kita sudah jujur, sudah bekerja keras, sudah patuh sama Tuhan tetapi belum berhasil, tidak ada cara lain kecuali bersabar. Kita akan bersabar selama kesabaran dibutuhkan, sampai kapanpun tidak ada batasnya.

Tuhan berjanji “Bersama kesulitan ada kemudahan” dan janji itu diulang dua kali. Marilah kita membiasakan diri untuk menerima kesulitan dengan damai, lalu menjernihkan pikiran untuk melihat kemudahan yang datang bersama kesulitan.

Pos ini dipublikasikan di Coretan dinding. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s